BERMACAM-MACAM TOPIK BLOG

Selasa, 03 Desember 2024

Usaha Dan Doa


 

Ujian Akhir Semeter Ganjil Di Pondok Pesantrn Modern Darul Mukhlisin

 

UJIAN AKHIR SEMETER GANJIL

DI PONDOK PESANTRN MODERN DARUL MUKHLISIN

Pondok Pesantren Modern Darul Mukhlisin Bandung Barat, telah berlangsungnya Ujian Akhir Semester Ganjil T.A. 2024/2025  mulai tanggal, 16 – 24 November 2024 untuk ujian lisan sedangkan ujian tulis di mulai tanggal 26 November – 8 Desember 2024. Seluruh Seluruh santri  mengikuti Ujian Akhir Semester yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern darul Mukhlisin kecuali kelas 6, karna mereka pokus untuk mempersiapkan kegiatan yang lainya dan Allhamddulillah kegiatan ujian berjalan sangat baik dan tertib, dimana Ujian Akhir Semester Ganjil T.h 2024/2025 berjuang untuk  mampu mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh selama satu semester didalam Ujian Akhir Semester ini. Dimana kita mengetahui Ujian Akhir Semester merupakan kegiatan Akademis yang wajib dilakukan oleh setiap Santri dalam menyelesaikan studinya, sekaligus bentuk evaluasi akhir mata kuliah untuk menentukan kenaikan yang dituangkan dalam Ujian Akhir Semester Ganjil.



Ujian Akhir Semester ini, bukan hanya sekadar evaluasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengukur kemampuan Santri dalam menerapkan konsep materi dan teori yang telah dipelajari. Dalam Ujian Akhir Semester ini, Santri berjuang belajar keras, untuk mampu menyelesaikan soal-soal ujian untuk memberikan jawaban yang tepat dan benar agar memperoleh hasil nilai baik yang diharapkan.



Merekapun mempersiapkan bukan hanya 1,2,3 hari melainkan beberapa minggu sebelumnya sudah menyiapkan, bahkan merkea berkoran bergadang sampailarut malam, unruk mempersiapkan ujian, ada kalanmya merea tiur lebih awal dan Tengah malam bangun shalat tahajud dan dilanjutkan belajar malam, karena mereka sudah terbiasa melakukan seperti itu, makanya tidak heran jika malam-malam ada yang terika sambil mengapal ada juga yang diam-diam tapi tidu semua hujud kesungguhan mereka, dalam mempersiapkan ujian. Ada Selogan yang sering di gaungkan oleh pesantren yaitu” Belajar Bukan Untuk Ujian , Tapi Ujian Untuk Belajar”  selain itu ada juga kata-kata selogan “ Dengan Ujian kita Akan dimuliakan, Dengan Ujian pula kita akan dihinakan”





Hasil Ujian Akhir Semester ganjil juga memberikan umpan balik yang berharga baik bagi Santri maupun Guru. Dimana Santri dapat mengetahui mana yang perlu diperbaiki dalam pemahan mereka, sedangkan Guru dapat menilai keberhasilan metode pengajaran mereka. Dengan memahami hasil Ujian Akhir Semester (UAS) Guru dapat melakukan penyesuaian kurikulum atau metode pengajaran agar lebih efektip dan santri sangat merasa nyaman dalam menerima materi, karna tidak semua guru bisa menyampaikan materi dengan baik, kadang kala santri bisa memahami materi bisa lewat dari teman atau guru selain pengampu materi tersebut. Syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS)  Pondok Pesantren Modern Darul Mukhlisin.







Jumat, 29 November 2024

LATAR BELAKANG LDKS

Pondok Pesantren Modern memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga dalam aspek kepemimpinan yang efektif dan bertanggung jawab. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, kini berkembang menjadi lembaga pendidikan yang lebih modern dengan berbagai inovasi dalam pengajaran dan pembinaan santri. Dalam konteks ini, LDKS menjadi salah satu program yang sangat relevan untuk membekali santri dengan kemampuan kepemimpinan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Klik di sini untuk mendafatkan file yang full . latar belakang LDKS

Selasa, 26 April 2022

ASAL USUL SEJARAH KETUPAT | SUNAN KALIJAGA


 SEJARAH KETUPAT


Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. 


Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.


Arti Kata Ketupat.


Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.

Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.

Laku papat artinya empat tindakan.


Ngaku Lepat.


Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.

Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.


Laku Papat.


1. Lebaran.

2. Luberan.

3. Leburan.

4. Laburan.


Lebaran.

Sudah usai, menandakan berakhirnya waktu puasa. 


Luberan.

Meluber atau melimpah, ajakan bersedekah untuk kaum miskin.

Pengeluaran zakat fitrah.


Leburan.

Sudah habis dan lebur. Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.


Laburan.

Berasal dari kata labur, dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding.

Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.


FILOSOFI KUPAT - LEPET


KUPAT

Kenapa mesti dibungkus janur? 

Janur, diambil dari bahasa Arab " Ja'a nur " (telah datang cahaya ). 

Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat hati manusia.

Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti kupat yang dibelah, pasti isinya putih bersih, hati yang tanpa iri dan dengki.

Kenapa? karena hatinya sudah dibungkus cahaya (ja'a nur). 


LEPET

Lepet = silep kang rapet.

Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita kubur/tutup yang rapat.

Jadi setelah ngaku lepat, meminta maaf, menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, jangan diulang lagi, agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya ketan dalam lepet.


Betapa besar peran para wali dalam memperkenalkan agama Islam. Umat muslim sudah seharusnya memuliakan budaya atau ajaran yang telah disampaikan para wali di Indonesia ini.

Kamis, 24 Maret 2022

Kamis, 10 Maret 2022

Kamis, 03 Maret 2022